23.1 C
Jakarta
Tuesday, October 4, 2022
spot_img

Berikut Imbas Dari Resesi Yang Semakin Mendekat

“Resesi akan berimbas pada permintaan komoditas sehingga akan terjadi koreksi pada harga komoditas,” tutur Dian Ayu dalam acara Asian Development Outlook 2022 Update on Indonesia yang digelar Asian Development Bank (ADB), Rabu (21/9/2022).wrikut

Dalam sebulan terakhir, harga mayoritas komoditas memang mengalami penurunan tajam. Pengecualian masih terjadi pada batu bara yang harganya masih terus merangkak naik.

Dalam sebulan, harga minyak sawit mentah anjlok sekitar 9,8%, harga minyak mentah juga turun sekitar 6%, harga karet menyusut sekitar 9%, harga tembaga melandai 3,5%, dan bijih besi ambles 5,24%.

Sektor lain yang akan terkena dampak negatif dari resesi adalah sektor usaha yang berorientasi ekspor seperti furnitur, tekstil dan alas kaki, serta produk kayu.  Sebagai catatan, sektor tersebut adalah andalan ekspor Indonesia dengan pasar utama seperti Amerika Serikat dan Amerika Latin.

Merujuk pada data Kementerian Perdagangan, nilai ekspor alas kaki pada 2021 mencapai US$ 6,19 miliar dan berkontribusi 2,9% terhadap total ekspor.  Ekspor perabot dan penerangan rumah mencapai US$ 3 miliar dan berkontribusi 1,2% terhadap ekspor.

“Tahun depan, mungkin kita sudah mulai terimbas resesi melalui jalur ekspor. Sektor manufaktur berorientasi ekspor kemungkinan akan terimbas oleh resesi global. Indonesia juga harus berhati-hati terhadap kemungkinan penerimaan ekspor pada tahun depan,” imbuh Dian.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
3,513FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles