Produsen kendaraan listrik Amerika Serikat (AS), mengajukan kebangkrutan. Tapi tentu saja bukan Tesla yang dimiliki Elon Musk, melainkan Electric Last Mile Solutions (ELMS) Inc.

Perusahaan berbasis di Michigan itu melakukannya kurang dari setahun setelah go public. Sebelumnya perusahaan telah diselidiki Komisi Sekuritas dan Bursa (Securities and Exchange Commision/SEC) dan telah menarik semua prospek bisnis yang dikeluarkan serta mengakui laporan keuangannya tak sesuai, pada Maret.

“Saya sangat kecewa dengan hasil ini karena tim ELMS menunjukkan tekad yang luar biasa untuk menyiapkan van listrik untuk memenuhi kebutuhan kritis akan kendaraan yang bersih dan mengurangi emisi karbon dari transportasi darat,” kata CEO sementara perusahaan Shauna McIntyre, dikutip AFP, Senin (13/6/2022).

“Sayangnya, ada terlalu banyak rintangan yang harus diatasi dalam waktu singkat yang tersedia.”

Sejak akhir Juni 2021, harga saham ELMS terus turun. Senin kemarin, penurunan terjadi hampir 58%.

Benturan pertama perusahaan terjadi sejak Februari kala CEO-nya waktu itu, Jim Taylor mengundurkan diri. Ini setelah penyelidikan internal atas saham oleh pendiri sebelum ELMS melantai di bursa.

Leave a Reply

Your email address will not be published.